Rabu, 23 November 2016

ERGO DISPLAY

1.      Jelaskan pengertian dari control !
Control disebut “penggerak” dalam standar ISO, mengirim input ke bagian dari peralatan. Kontrol adalah alat (mekanik, elektromekanik) yang mengkonversikan output dari manusia menjadi input bagi mesin.

2.      Sebutkan ciri-ciri tindakan control menurut Sanders dan McCormick!
a.       Mengaktifkan atau mematikan peralatan, seperti dengan mengunci ON-OFF
b.      Membuat suatu “pengaturan terpisah” seperti pembuatan pemisah atau penyesuain terpisah seperti pemilihan suatu saluran TV
c.       Membuat suatu “pengaturan yang kuantitatif” suatu suhu atas alat pengatur panas ( ini kasus khusus dari pengaturan terpisah)
d.      Menggunakan “pengendalian yang berlanjut” seperti kemudi suatu mobil
e.       “masuk data” seperti pada keyboard komputer.

3.      Mengapa control perlu dirancang dengan baik?
a.       Disesuaikan dengan ergonomi tubuh manusia/operator yang mengoperasikan control tersebut,
b.      Meminimasi terjadinya human error dalam pengoperasian control
c.       Meminimasi resiko terjadinya kecelakaan kerja
d.      Meminimasi keluhan pemakaian alat
e.       Agar efektif dan efisien dalam pengoperasian control
f.       Alasan waktu dan dana
4.      Jelaskan prinsip pengaturan dan pengelompokan dari control!
a.       Locate for The Ease of Operation (menempatkan untuk kemudahan dari operasi)
b.      Primary Controls First (control primer yang pertama)
c.       Group Related Controls Together (kelompok kontrol yang terkait dengan fungsi yang sama dikelompokkan bersama-sama)
d.      Arrange for Sequential Operation (menyusun untuk operasi percontohan)
e.       Be Consistent
f.       Dead-Man Control
g.      Guard Against Accidental Activation (menjaga terhadap pengaktifan yang kebetulan)
h.      Pack Tightly But Do Not Crowd (kemasan yang padat tetapi tidak berkerumun)

5.      Apa manfaat dari control/rasio respon?
Dapat diterapkan pada control kontinyu.

6.      Jelaskan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi ketidaksengajaan aktivasi control!
a.       Covering (pengkoveran)
Mengkover control merupakan langkah yang dapat ditempuh meskipun tidak efektif.
b.      Locking (Penguncian)
c.       Resistensi
Resistensi adalah fitur yang diinginkan dari control karena tingkat tertentu. Hal ini membantu untuk mengatasi kemungkinan aktivasi yang disengaja.
Beberapa tipe resistensi control :
1)      Resistensi elastis
Resistensi elastis menawarkan lebih banyak kekuatan kontra sebagai pemindahan control meningkat. Itu berlaku kekuatan untuk mengontrol posisi nol saat control dilepaskan.
2)      Gerakan resistensi
Dua elemen penyusun gesekan resistensi adalah statis dan gesekan geser.
Redaman Viskos Resistensi
Hal itu bervariasi secara langsung dengan control kecepatan dan tergantung pada perpindahan atau percepatan.
Resistensi Inersia
Resistensi inersia bervariasi secara langsung dengan control percepatan. Hal ini juga membantu operator untuk mengontrol pergerakan halus.
d.      Lokasi
Memisahkan antara control yang penting dan kurang penting.
e.       Recessing
Control dapat ditempatkan di permukaan tersembunyi untuk meminimalkan tonjolan permukaan lainnya.
f.       Orientasi
untuk mengontrol arah gerakan yang memungkinkan sedemikian rupa sehingga gerakan yang tidak disengaja paling mungkin terjadi ke arah itu.

7.      Apa yang disebut dengan resistensi?
Resistensi adalah ketahanan terhadap sesuatu.


8.      Jelaskan tipe-tipe kesesuaian menurut Sanders dan McCormick!
a.       Spasial kompatibilitas
Dua elemen utama dari kompatibilitas spasial berlaku untuk menampilkan dan mengontrol perangkat dan kesamaan fisik penataan fisik di area kerja
b.      Kompatibilitas dari hubungan perpindahan.
Tipe kedua meliputi hubungan antara control dan kompatibilitas gerakan untuk memindahkan elemen tampilan, menampilkan elemen tanpa gerakan-terkait, dan sistem gerak control dari respon yang terkait. Contohnya adalah kesesuaian dari control dengan pergerakan mesin. Control dirancang sehingga arah dari pergerakan control adalah sesuai atau cocok dengan pergerakan respon dari pengendalian mesin, suatu sarana (angkut), peralatan, komponen, atau aksesori.
c.       Kompabilitas Konseptual.
Kesesuaian jenis ini terkait dengan hubungan intrinsik antara item atau konsep. Contohnya adalah tengkorak dan tulang bersilang yang menunjukkan bahaya, titik nyala untuk meningkatkan unit pengisian lapangan, sinyal darurat berkabung, dan sebuah pesawat di peta, yang menunjukkan sebuah bandara.

9.      Apa saja kelemahan keyboard system QWERTY menurut penelitian terdahulu?
a.       Tangan kiri sedikit kelebihan beban.
b.      Melewatkan baris adalah umum dalam urutan yang sering digunakan.
c.       Mengetik terlalu banyak dilakukan dengan menggunakan baris atas tombol.
d.      Beban di beberapa jari lebih besar dari yang lain



10.  Jelaskan pengertian tentang display!
Display adalah bagian dari lingkungan yang mengkomunikasikan keadaannya langsung kepada manusia dalam bentuk lambang atau tanda.

11.  Jelaskan titik berat kajian ilmu ergonomic pada perancangan display!
Kajian ilmu ergonomi menitikberatkan perancangan display pada interaksi antara manusia dengan display, di mana fungsi utama display adalah untuk menyajikan informasi dengan format yang jelas (tidak bias) yang dapat dideteksi dengan jelas oleh manusia.

12.  Jelaskan ciri-ciri display yang baik!
a.       Dapat menyampaikan pesan
b.      Bentuk/gambar menarik dan menggambarkan kejadian.
c.       Menggunakan warna-warna mencolok dan menarik perhatian.
d.      Proporsi gambar dan huruf huruf memungkinkan untuk dapat dilihat/dibaca.
e.       Menggunakan kalimat-kalimat pendek, lugas, dan jelas.
f.       Menggunakan huruf yang baik sehingga mudah dibaca.
g.      Realistis sesuai dengan permasalahan.
h.      Tidak membosankan.

13.  Jelaskan kondisi-kondisi yang dapat membuat signal menjadi lebih mudah terdeteksi!
a.       Meningkatkan durasi dari signal.
Patterson menunjukkan bahwa durasi minimum signal untuk suatu peringatan seharusnya berkisar  antara 100 ms dengan peningkatan 25 ms atau penurunan 25 ms. Munson menemukan bahwa signal yang dapat terdeteksi haruslah berkisar antara 200 ms- 300 ms.
b.      Menambah rasio signal
Deatherage menyebutkan bahwa intensitas signal yang dapat terdeteksi adalah 110dB.
c.       Tampilan data yang multichannel
Untuk meningkatkan kemampuan display untuk dapat lebih mudah terdeteksi maka informasi yang multichannel (visual, audio, gerakan) dapat ditambahkan.
d.      Pemantauan data yang multichannel
Tampilan gambar akan lebih efektif apabila ditambahkan dengan suara dan sebagainya.
e.       Rata-rata tampilan signal yang optimal (tidak terlalu cepat maupun tidak terlalu lambat)

14.  Jelaskan jenis-jenis display beserta contohnya masing-masing! apa yang disebut dengan speech intelligibility!
a.       Display Kuantitatif, menampilkan informasi kuantitatif pada variabel yang berubah atau pada variabel statis. Contohnya: Display digital.
b.      Display Alphanumeric (Huruf dan Angka), menampilkan data dalam bentuk huruf dan angka
c.       Display Kualitatif, menampilkan status indikator. Contohnya, display menunjukkan 3 kondisi temperatur : dingin, hangat dan panas.
d.      Display Simbolik, menampilkan informasi melalui simbol-simbol.
e.       Display Elektronik, menampilkan informasi  melalui simbol-simbol elektronik yang mulai diperkenalkan, misalnya LEDs.
f.       Display Auditori, menampilkan data dalam bentuk suara.
Speech intelligibility merupakan kemampuan untuk menangkap suara peringatan yang dimaksud secara jelas dan benar.

15.  Apa yang disebut dengan display tactual?
Display taktual merupakan display yang digunakan untuk alat peringatan dan digunakan secara ekstensif oleh tuna netra. Getaran mekanik, energi panas dan impuls elektrik dapat digunakan sebagai bentuk display taktual.

16.  Jelaskan prinsip-prinsip dari perancangan display tactual!
Getaran mekanik, energi panas dan impuls elektrik dapat digunakan sebagai bentuk display taktual. Jika menggunakan getaran mekanis maka amplitudo yang digunakan berkisar antara 0.0004cm (0.00016 inchi). Tidak dianjurkan untuk menggunakan tekanan yang kontinyu pada indra peraba. Voltage antara10 mA sampai 12 mA cukup dapat digunakan untuk menarik perhatian tanpa menimbulkan ketidaknyamanan

17.  Display apakah yang paling efektif dalam menampilkan informasi kuantitatif, menurut Gether dan Baker?
Display dalam bentuk counter.

18.  Display analog yang bagaimanakah yang lebih baik, menurut Sinclair?
Display analog dengan jarum penunjuk yang bergerak.

19.  Bagaimana usulan anda tentang perancangan display tanda keadaan darurat pada suatu lantai produksi dengan kondisi penerangan yang redup? Warna apa yang sebaiknya digunakan??
a.       Gunakan pengkodean warna
b.      Gunakan flashing light, di mana flashing rate yang optimum adalah 4 per detik
c.       Brightness
d.      Tampilkan dengan multichannel
e.       Buat kontras dengan latar
f.       Bunyi dari sinyal tanda bahaya harus memiliki pola tertentu
g.      Menggunakan sinyal yang termodulasi ( 1 – 3 kali / detik) atau beep sounds (1 – 8 beep / detik)
h.      Sinyal tanda bahaya dapat diperkuat dengan suara
i.        Frekuensi sinyal dijaga antara 150 – 1000 Hz
j.        Jika jarak ke target pendengar cukup jauh (lebih dari 330 m atau 1000 ft), gunakan intensitas tinggi dan frekuensi di bawah 1000 Hz
Untuk display tanda keadaan darurat dengan kondisi penerangan yang redup sebaiknya menggunakan warna merah atau kuning.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar