1.
Jelaskan pengertian dari
control !
Control disebut “penggerak” dalam standar ISO, mengirim input ke
bagian dari peralatan. Kontrol adalah alat (mekanik, elektromekanik) yang mengkonversikan
output dari manusia menjadi input bagi mesin.
2.
Sebutkan ciri-ciri tindakan
control menurut Sanders dan McCormick!
a.
Mengaktifkan atau mematikan
peralatan, seperti dengan mengunci ON-OFF
b.
Membuat suatu “pengaturan
terpisah” seperti pembuatan pemisah atau penyesuain terpisah seperti pemilihan
suatu saluran TV
c.
Membuat suatu “pengaturan yang
kuantitatif” suatu suhu atas alat pengatur panas ( ini kasus khusus dari
pengaturan terpisah)
d.
Menggunakan “pengendalian yang
berlanjut” seperti kemudi suatu mobil
e.
“masuk data” seperti pada
keyboard komputer.
3.
Mengapa control perlu dirancang
dengan baik?
a.
Disesuaikan dengan ergonomi
tubuh manusia/operator yang mengoperasikan control tersebut,
b.
Meminimasi terjadinya human
error dalam pengoperasian control
c.
Meminimasi resiko terjadinya
kecelakaan kerja
d.
Meminimasi keluhan pemakaian
alat
e.
Agar efektif dan efisien dalam
pengoperasian control
f.
Alasan waktu dan dana
4.
Jelaskan prinsip pengaturan dan
pengelompokan dari control!
a.
Locate for The Ease of
Operation (menempatkan untuk kemudahan dari operasi)
b.
Primary Controls First (control
primer yang pertama)
c.
Group Related Controls Together
(kelompok kontrol yang terkait dengan fungsi yang sama dikelompokkan
bersama-sama)
d.
Arrange for Sequential
Operation (menyusun untuk operasi percontohan)
e.
Be Consistent
f.
Dead-Man Control
g.
Guard Against Accidental
Activation (menjaga terhadap pengaktifan yang kebetulan)
h.
Pack Tightly But Do Not Crowd
(kemasan yang padat tetapi tidak berkerumun)
5.
Apa manfaat dari control/rasio
respon?
Dapat diterapkan pada
control kontinyu.
6.
Jelaskan beberapa hal yang
dapat dilakukan untuk meminimalisasi ketidaksengajaan aktivasi control!
a.
Covering (pengkoveran)
Mengkover control
merupakan langkah yang dapat ditempuh meskipun tidak efektif.
b.
Locking (Penguncian)
c.
Resistensi
Resistensi adalah
fitur yang diinginkan dari control karena tingkat tertentu. Hal ini membantu
untuk mengatasi kemungkinan aktivasi yang disengaja.
Beberapa tipe
resistensi control :
1)
Resistensi elastis
Resistensi elastis
menawarkan lebih banyak kekuatan kontra sebagai pemindahan control meningkat.
Itu berlaku kekuatan untuk mengontrol posisi nol saat control dilepaskan.
2)
Gerakan resistensi
Dua elemen penyusun
gesekan resistensi adalah statis dan gesekan geser.
Redaman Viskos
Resistensi
Hal itu bervariasi
secara langsung dengan control kecepatan dan tergantung pada perpindahan atau
percepatan.
Resistensi Inersia
Resistensi inersia
bervariasi secara langsung dengan control percepatan. Hal ini juga membantu
operator untuk mengontrol pergerakan halus.
d.
Lokasi
Memisahkan antara
control yang penting dan kurang penting.
e.
Recessing
Control dapat
ditempatkan di permukaan tersembunyi untuk meminimalkan tonjolan permukaan
lainnya.
f.
Orientasi
untuk mengontrol
arah gerakan yang memungkinkan sedemikian rupa sehingga gerakan yang tidak
disengaja paling mungkin terjadi ke arah itu.
7.
Apa yang disebut dengan
resistensi?
Resistensi adalah ketahanan terhadap sesuatu.
8.
Jelaskan tipe-tipe kesesuaian
menurut Sanders dan McCormick!
a.
Spasial kompatibilitas
Dua elemen utama dari
kompatibilitas spasial berlaku untuk menampilkan dan mengontrol perangkat dan
kesamaan fisik penataan fisik di area kerja
b.
Kompatibilitas dari hubungan
perpindahan.
Tipe kedua meliputi
hubungan antara control dan kompatibilitas gerakan untuk memindahkan elemen
tampilan, menampilkan elemen tanpa gerakan-terkait, dan sistem gerak control
dari respon yang terkait. Contohnya adalah kesesuaian dari control dengan
pergerakan mesin. Control dirancang sehingga arah dari pergerakan control
adalah sesuai atau cocok dengan pergerakan respon dari pengendalian mesin,
suatu sarana (angkut), peralatan, komponen, atau aksesori.
c.
Kompabilitas Konseptual.
Kesesuaian jenis ini
terkait dengan hubungan intrinsik antara item atau konsep. Contohnya adalah
tengkorak dan tulang bersilang yang menunjukkan bahaya, titik nyala untuk
meningkatkan unit pengisian lapangan, sinyal darurat berkabung, dan sebuah
pesawat di peta, yang menunjukkan sebuah bandara.
9.
Apa saja kelemahan keyboard
system QWERTY menurut penelitian terdahulu?
a.
Tangan kiri sedikit kelebihan
beban.
b.
Melewatkan baris adalah umum
dalam urutan yang sering digunakan.
c.
Mengetik terlalu banyak
dilakukan dengan menggunakan baris atas tombol.
d.
Beban di beberapa jari lebih
besar dari yang lain
10.
Jelaskan pengertian tentang
display!
Display adalah bagian dari lingkungan yang mengkomunikasikan
keadaannya langsung kepada manusia dalam bentuk lambang atau tanda.
11.
Jelaskan titik berat kajian
ilmu ergonomic pada perancangan display!
Kajian ilmu ergonomi menitikberatkan perancangan display pada
interaksi antara manusia dengan display, di mana fungsi utama display adalah
untuk menyajikan informasi dengan format yang jelas (tidak bias) yang dapat
dideteksi dengan jelas oleh manusia.
12.
Jelaskan ciri-ciri display yang
baik!
a.
Dapat menyampaikan pesan
b.
Bentuk/gambar menarik dan
menggambarkan kejadian.
c.
Menggunakan warna-warna
mencolok dan menarik perhatian.
d.
Proporsi gambar dan huruf huruf
memungkinkan untuk dapat dilihat/dibaca.
e.
Menggunakan kalimat-kalimat
pendek, lugas, dan jelas.
f.
Menggunakan huruf yang baik
sehingga mudah dibaca.
g.
Realistis sesuai dengan
permasalahan.
h.
Tidak membosankan.
13.
Jelaskan kondisi-kondisi yang
dapat membuat signal menjadi lebih mudah terdeteksi!
a.
Meningkatkan durasi dari
signal.
Patterson
menunjukkan bahwa durasi minimum signal untuk suatu peringatan seharusnya
berkisar antara 100 ms dengan
peningkatan 25 ms atau penurunan 25 ms. Munson menemukan bahwa signal yang
dapat terdeteksi haruslah berkisar antara 200 ms- 300 ms.
b.
Menambah rasio signal
Deatherage menyebutkan
bahwa intensitas signal yang dapat terdeteksi adalah 110dB.
c.
Tampilan data yang multichannel
Untuk meningkatkan
kemampuan display untuk dapat lebih mudah terdeteksi maka informasi yang
multichannel (visual, audio, gerakan) dapat ditambahkan.
d.
Pemantauan data yang
multichannel
Tampilan gambar akan
lebih efektif apabila ditambahkan dengan suara dan sebagainya.
e.
Rata-rata tampilan signal yang
optimal (tidak terlalu cepat maupun tidak terlalu lambat)
14.
Jelaskan jenis-jenis display beserta
contohnya masing-masing! apa yang disebut dengan speech intelligibility!
a.
Display Kuantitatif, menampilkan informasi
kuantitatif pada variabel yang berubah atau pada variabel statis. Contohnya: Display
digital.
b. Display Alphanumeric (Huruf dan Angka), menampilkan data dalam bentuk huruf dan angka
c. Display Kualitatif, menampilkan status indikator. Contohnya, display menunjukkan 3 kondisi temperatur : dingin, hangat
dan panas.
d. Display Simbolik, menampilkan informasi melalui
simbol-simbol.
e. Display Elektronik, menampilkan informasi melalui simbol-simbol elektronik yang mulai
diperkenalkan, misalnya LEDs.
f. Display Auditori, menampilkan
data dalam bentuk suara.
Speech intelligibility merupakan kemampuan untuk menangkap suara
peringatan yang dimaksud secara jelas dan benar.
15.
Apa yang disebut dengan display
tactual?
Display taktual merupakan
display yang digunakan untuk alat peringatan dan
digunakan secara ekstensif oleh tuna netra. Getaran mekanik, energi panas dan
impuls elektrik dapat digunakan sebagai bentuk display taktual.
16.
Jelaskan prinsip-prinsip dari
perancangan display tactual!
Getaran mekanik, energi panas dan impuls elektrik dapat digunakan
sebagai bentuk display taktual. Jika menggunakan getaran mekanis maka amplitudo
yang digunakan berkisar antara 0.0004cm (0.00016 inchi). Tidak dianjurkan untuk
menggunakan tekanan yang kontinyu pada indra peraba. Voltage antara10 mA sampai
12 mA cukup dapat digunakan untuk menarik perhatian tanpa menimbulkan
ketidaknyamanan
17.
Display apakah yang paling
efektif dalam menampilkan informasi kuantitatif, menurut Gether dan Baker?
Display dalam bentuk
counter.
18.
Display analog yang
bagaimanakah yang lebih baik, menurut Sinclair?
Display analog dengan jarum penunjuk yang bergerak.
19.
Bagaimana usulan anda tentang
perancangan display tanda keadaan darurat pada suatu lantai produksi dengan
kondisi penerangan yang redup? Warna apa yang sebaiknya digunakan??
a.
Gunakan pengkodean warna
b.
Gunakan flashing light, di mana
flashing rate yang optimum adalah 4 per detik
c.
Brightness
d.
Tampilkan dengan multichannel
e.
Buat kontras dengan latar
f. Bunyi dari sinyal tanda bahaya harus memiliki pola
tertentu
g.
Menggunakan sinyal yang
termodulasi ( 1 – 3 kali / detik) atau beep sounds (1 – 8 beep / detik)
h.
Sinyal tanda bahaya dapat
diperkuat dengan suara
i.
Frekuensi sinyal dijaga antara
150 – 1000 Hz
j.
Jika jarak ke target pendengar
cukup jauh (lebih dari 330 m atau 1000 ft), gunakan intensitas tinggi dan
frekuensi di bawah 1000 Hz
Untuk display tanda keadaan darurat dengan kondisi penerangan yang redup
sebaiknya menggunakan warna merah atau kuning.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar