Rabu, 23 November 2016

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

1.      Apa alasan yang mendasari Matahari mau melakukan Implementasi dengan teknologi yang bisa dikatakan sangat mahal?
Bagi peritel, sistem TI memang penting.
Pertama, TI bisa digunakan untuk menyelaraskan strategi usaha, proses bisnis, dan organisasi.
Kedua, TI bisa menjadi infrastruktur yang adaptif dan fleksibel untuk mengadaptasi perubahan pasar atau dinamika perusahaan.
Ketiga, penguasaan informasi menjadi komponen utama untuk mencapai efisiensi dan efektivitas organisasi. Ritel tanpa didukung TI, impossible.

2.      Kemudahan apa yang didapatkan oleh Matahari setelah implementasi Teknologi Informasi?
Kemudahan yang didapatkan Matahari setelah implementasi TI membantu meningkatkan penjualan, membantu meningkatkan produktivitas dan memangkas time to market dari produk-produknya, membantu manajemen memahami tren penjualan di setiap lokasi untuk memutuskan apa yang harus dilakukan, kapan, dan di lokasi mana akan melakukan ekspansi.

3.      Pentingkah Komunikasi Data dan Jaringan Komputer bagi Matahari?Jelaskan?
Penting. Hal ini karena persoalan paling kompleks adalah membangun integritas database seperti misalnya sistem online dengan para pemasoknya untuk memudahkan pihak pemasok mengecek inventori produk-produknya dan memperkirakan kebutuhan di gerai sementara untuk  matahari bisa langsung mengirim data penjualan. Perbaikan proses bisnis, efisiensi biaya, atau peningkatan produktivitas, memang merupakan isu-isu penting seiring ekspansi vertikal maupun horizontal dari Matahari. Kalau dahulu orang mengenal Matahari sebagi departement store dan supermarket saja kini mereka mempunyai multiformat. Tahun ini mereka hendak membuka 10 hipermarket, 11 department store, dan 10 gerai Time Zone. Bujet ekspansi ini diperkirakan mencapai Rp 400-500 miliar. Untuk mendukung rencana tersebut, penguasaan informasi menjadi penting.
4.      Apakah manfaat nyata yang mungkin didapatkan oleh Matahari dengan implementasi ini?
Manfaat nyata yang mungkin didapatkan oleh Matahari dengan implementasi ini kelak dinamika dari satu bagian akan diketahui oleh bagian lain secara lebih cepat dan akurat. Jadi, ketika stok di toko mencapai level tenentu, sistem akan secara otomatis meminta kepada bagian pengadaan untuk mengirim barang. Sistem ini juga akan menghubungkan antar gerai Matahari. Ketika stok di satu gerai kosong, mereka bisa cepat melihat pasokan di gerai lain, dan melakukan relokasi. Ini akan membuat proses penjualan menjadi lebih cepat. Manfaat lainnya, proses penentuan produk yang akan dibeli, siapa pemasoknya, dan berapa harganya, bisa menjadi lebih cepat. Ini tentu akan meningkatkan produktivitas karyawan. Selain itu, penentuan life cycle satu produk bisa dikontrol secara otomatis, sehingga akan meningkatkan efektivitas penjualan.

5.      Apa yang dimaksud dengan Return on Investment 54%, Dan Bagaimana kaitannya dengan Implementasi Sistem Informasi?
Return on Investment atau biasa disebut ROI, lebih dikenal dengan laba atas investasi. ROI juga merupakan ukuran atau indeks yang menunjukkan sebarapa besar laba atau keuntungan yang didapat atas investasi yang telah ditanam pada perusahaan. Dengan kata lain seberapa besar investasi yang telah ditanam dapat dikembalikan menjadi keuntungan atau laba. Angka Return on Investment sebesar 54% itu merupakan kompilasi dari semua nilai tambah yang didapat, seperti peningkatan penjualan, efisiensi biaya, dan efisiensi inventori. Proyek Sistem Informasi diharapkan akan memberikan laba sebesar 54% jika diimplementasikan sehingga proyek ini layak untuk dilakukan.

6.      Menurut Kelompok anda, Bagaimana Peranan Sistem Informasi Manajemen bagi Perusahaan ke depan?

Menurut saya, peranan sistem informasi manajemen bagi perusahaan ke depan adalah mengintegrasikan semua rantai pasok dan operasional perusahaan karena dengan adanya sistem informasi manajemen yang berbasis data, komputer, dan jaringan maka perusahaan akan lebih mudah dalam menjalankan roda bisnisnya serta bisa lebih mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan itu. Selain itu, berperan dalam menyelaraskan strategi usaha, proses bisnis, dan organisasi dalam artian lebih mudah mengelola ketiganya sekaligus karena telah bersifat otomatis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar